YWA Lampung dan BAZNAS RI Gelar Program Beasiswa Kaderisasi Ulama Daerah 3T

 


KABARBERITAINDONESIA.COM 

Pesisir Barat -- Beasiswa Kaderisasi Ulama (BKU) Daerah T3 merupakan program kerjasama Yayasan Warotsatul Anbiya (YWA) Lampung dengan BAZNAS RI.

Dalam acara Pengumuman Kelulusan dan Penandatangan Surat Pernyataan BKU Daerah 3T kemarin (Kamis, 27/3/2025) di gedung Al-Anbiya Maqwa IBS Krui, ketua YWA Lampung Syahrir, A.Md., menceritakan bahwa program ini telah berjalan sejak tahun 2013 hingga saat ini.



_"Dengan segala keterbatasan, program kaderisasi ulama ini, sudah berjalan dua belas tahun. Kita mengirim putra-putri Pesisir Barat keluar daerah untuk mondok di pesantren, bahkan ada yang sampai kuliah ke Mesir,"_ Ujar Syahrir di hadapan peserta acara.


Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kehadiran Program Beasiswa Kemitraan Pendidikan BAZNAS dan terpilihnya YWA Lampung termasuk 20 lembaga mitra, sangat membantu untuk melanjutkan program tersebut di Pesisir Barat sebagai Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).


Dalam acara ini, penanggungjawab program Buya Yamin Majdi menyampaikan proses penerimaan BKU Daerah 3T, mulai dari pendaftaran, seleksi berkas, pengumuman hasil seleksi berkas, seleksi wawancara, sampai pengumuman kelulusan.


_"Alhamdulillah, hari ini proses penerimaan beasiswa beres dan tinggal mengumumkan hasilnya,"_ kata PIC program sekaligus pimpinan Pesantren Maqwa Krui --yang beralamat di Jl. Fatmawati No.526 Pemangku Lioh Buntor Pekon Seray kec. Pesisir Tengah kab.Pesisir Barat prov. Lampung-- itu.


Dari 10 pendaftar, ternyata yang memenuhi syarat administrasi --lulusan pesantren tahun 2023-2024-- hanya 4 orang dan setelah wawancara terpilih 2 orang yaitu Abdurrahman Vira El-Fatih dan Rahman Hawari.


Dalam seleksi wawancara, selain presentasi tulisan esai dengan tema _'Cita-Citaku Menjadi Ulama",_ menguji hafalan Al-Quran dan kemampuan membaca kitab kuning, juga memastikan kesiapan untuk mengabdi di Pesantren Maqwa Krui.


Buya Yamin Majdi memaparkan pelaksanaan program ini rencana awalnya di Ponpes Darunnuhat Lamongan dengan mengikuti Akademi Nahwu Shorof selama 1 tahun.


Namun karena ada peluang untuk langsung kuliah di Universitas Al-Azhar Cairo, maka 2 penerima beasiswa BKU 3T tersebut, terlebih dahulu mencoba ikut program Markaz Tathwir Al-Azhar dan Ghurfah Azhariyyah dengan mengikuti Ujian Kualifikasi Calon Universitas Al-Azhar Kairo Mesir Tahun 2025.


Adapun tahapan kualifikasi, kata Buya Yamin Majdi, terdiri dari 3 yaitu: Ujian Tahdid Mustawa, Daurah Tahiliyah, dan Ujian Hadatsah Mu'adalah.


Manakala dua calon ulama itu lulus, program akan dilaksanakan di universitas kiblat ilmu di Negeri Para Nabi. Sebaliknya, bila belum lulus, maka mereka berdua, kembali rencana semula, akan dibekali "ilmu alat" dulu di Ponpes Darunnunat Lamongan selama 1 tahun, dan setelah selesai baru melanjutkan kuliah ke Al-Azhar Mesir atau ke Timur Tengah.


Di penghujung sambutannya, Ustadz yang pernah belajar di Al-Azhar Mesir itu, meminta doa kepada peserta acara dan berbagai pihak, agar program BKU Daerah 3T ini berjalan lancar dan memberikan _output,_ _outcome_ dan _impact_ yang baik sesuai rencana.


_"Mohon doa dari semuanya, semoga program ini lancar dan memberikan hasil terbaik,"_ pungkasnya. 


(YF/MAN

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama